Kalimantan… hoho.. seolah mimpi ditawari menjadi pelatih pengajar di Bontang untuk olimpiade sains nasional (OSN) oleh Surya Institute (yayasannya Yohanes Surya).
Cerita berawal di hari selasa malam (29/11). ada seseorang yang menelpon mengaku dari Surya institute, meminta kesediaan saya menjadi trainer ekonomi di Bontang. tapi harus berangkat lusa yaitu kamis (01/12). itu juga sebenarnya kedatangan saya sudah telat. Pada saat itu sulit sekali untuk menentukan antara ingin dan tidak.
alasan ingin mengambil kesempatan ini karena tawaran datang dari yayasan yohanes surya (jujur, saya termasuk pengaggum beliau melalui dedikasinya untuk ajang olimpiade fisika). dan saya merasa ini jawaban Allah atas doa yang baru saja mulai ku lafalkan tentang “jangan menyerah dan pesimis” karena Allah tak akan mengubah suatu kaum hingga ia mengubahnya terlebih dahulu.. .
Sedangkan alasan tidak inginnya, karena terlalu mendadak, dan tak ada persiapan sama sekali kecuali bekal pengalaman mengajar di NF. apalagi yang dilatih bukan siswa, tapi GURU. plus saya harus izin sementara dari aktifitas NF. padahal saat itu lagi banyak2nya kerjaan membuat soal-s0al untuk semester 2 yang belum kelar dan harus rampung dalam pekan ini. plus panitia menyampaikan kalau semua pelatih yang ada hanya laki2. kalau saya jadi, perempuannya cuma saya seorang. (jiaaah..) dan akhirnya dengan bismillah,ku ucapkan insya allah saya bisa!!
Sampai dirumah, laptop dibuka dan ku tuntaskan semua kerjaan yang belum selesai termasuk permintaan pembuatan modul untuk pelatihan. ohh Allah, baru kali ini mengalami kondisi terdesak dengan waktu yang amat parah.
Rabu nya, berharap bisa prepare untuk keberangkatan hari kamis ternyata harus rapat dipusat hingga sore. jadilah tak ada waktu untuk prepare, tapi ternyata Allah makin berbaik hati, penerbangan ke kalimantanku diundur jadi hari jumat. karena kalau kamis saya harus pergi sendiri, sedangkan jumat ada 2 pelatih lain yang ikut menyusul (pelatih astronomi dan komputer). alhamdulillah.. bismillah lagi, untuk menyelesaikan segalanya di hari kamis walaupun harus sambil ngajar 6 sesi.. tak apa lah..
Jum’at,
Prepare barang sudah sejak malam, jam penerbangannya 9.30 tapi saya sudah harus berangkat jam7. subuhnya ternyata soal2 deadline NF belum juga kelar.. tepat jam 6 kuselesaikan dan ku kirim ke bagian pendidikan. dan berangkat lah menuju Soeta.dengan sukacita sambil berucap..
“Bismillahi ttawaakaltu ‘alallah laa haula wa laa quwwata illa billah…(tidak ada daya upaya dan kekuatan kecuali dari Allah Ta’ala