Filed under: Uncategorized | Leave a Comment »
tadi seharian hanya hanya dirumah trus sorenya lq (ga masuk tahsin hehehe…). materi nya menarik. tentang kegagalan tarbiyah (ini bukan sesuatu yang amniy kan.. I just want to share, coz materinya nyindir banget).
materi itu menyindir setiap diri yang telah menganggap diri sebagai anggota tarbiyyah lantaran telah mengikuti pengajian yang berkelanjutan dan memiliki MB. itu adalah pandangan yang sempit. dikatakan bahwa parameter dari seseorang dianggap telah tarbiyah adalah terlihat dari hasil ataupun kualitas pribadi yang sesuai dengan cita2 atau visi tarbiyah.
mereka yang dianggap telah tarbiyyah adalah:
1. ia menjadi pribadi yang terbuka dengan perubahan. karena hasil dari proses belajar adalah perubahan. kalo dia tidak berubah menjadi lebih baik, berarti ia telah gagal dalam bertarbiyyah
2. ia mampu bersikap tegas dan tidak agresif (bukan hanya sekedar ikut-ikutan)
3. mampu bersikap proaktif terhadap hal-hal yang bermanfaat. rasul bersabda: “bersungguh-sungguhlah kamu terhadap hal2 yang bermanfaat dan janganlah kamu mudah menyerah” makanya wajar ketika ada yang berguguran di jalan da’wah, mereka itulah orang2 yang mudah menyerah. segala sesuatu yang baik pasti selalu saja diberikan cobaan tentang keistiqamahan. so… tetaplah bertahan dengan sebuah kebaikan.
4. menjadi sosok yang mawas diri.
5. menjadi pribadi yang mandiri.
6. menjadi sosok yang berprasaan dan tidak emosional
7. hidup bersikap realistis dan berfikir relatif.
8. belajar dari kesalahan. wajar ketika setiap manusia melakukan kesalahan. karena dengan begitu artiya allah memberikan dia kesempatan untuk belajar menjadi lebih baik. tapi kalau rasa untuk belajar dari kesalahan itu hilang, itulah yang bermasalah.
jadi, sudahkah anda tarbiyyah?? (hehe..jadi malu sendiri)
sang murabbi sempat menyinggung tentang orang2 yang kecewa dengan tarbiyyah, iya aku juga merasa aneh dengan orang2 yang mendeklarasin dirinya sebagai orang yang kecewa dengan tarbiyah. memang apa yang ingin dicari ketika ikut dalam barisan orang2 tarbiyyah ya?? sudah tau tarbiyyah ini adalah jalan untuk berda’wah. dan yang namanya da’wah itu butuh pengorbanan, bukan untuk mencari keuntungan duniawi, orang2 yang merasa kecewa dengan tarbiyyah itu karena mereka memiliki tujuan yang salah, terlalu berharap lebih terhadap manusia (bukan berharap kepada Allah). ketika manusia yang diharapkannya itu tidak memberikan harapan yang diinginkan akhirnya ia kecewa dan keluar. padahal manusia itu kan bukan malaikat. manusia adalah makhluk yang bisa melakukan kesalahan.
atau ada juga yang kecewa karena merasa tidak cocok dengan sistem da’wah yang diterapkan, yang seperti ini tidak masalah selama dia tetap berda’wah walau menggunakan sarana berbeda, tapi jangan menjelek-jelekkan sistem yang berbeda tadi.
so… perbaiki niat kita dan berfastabikul khairat lah… da’wah ini tidak membutuhkan kita. tapi kitalah yang membutuhkan da’wah.
OOT:
untuk poin 8 ini jadi teringat, tadi pagi status di FB ku berbunyi. “masih ga menyangka dengan perubahan mereka yang pernah menjadi teladan. semoga saudara2 seperjuangan ku tetep istiqomah. (bro, sist uhibbukum fillah)” seorang sahabat sampai berkata, “statusnya dalem..”. entahlah tiba2 aja ingin menuliis seperti itu, mungkin ini karena diriku masih belum siap dengan segala perubahan yang bisa terjadi pada diri sendiri maupun pada orang2 yang kita cintai, (red:perubahan buruk). naudzubillah..ini bukan berarti imanku selalu baik, yang ku khawatirkan adalah perubahan yang sangat buruk (hal2 yang haram menjadi halal, atau bahkan sampai meninggalkan kewajiban2nya sebagai seorang muslim). akupun berusaha menghibur diri bahwa naik-turunnya iman seseorang itu sunnatullah karena hadist pun berkata seperti itu. bahkan ada yang berkata, seseorang tidak akan pernah bisa bangkit kalo dia belum pernah jatuh.
seorang teteh berkata: itulah hidayah allah, kita tak mampu memaksa tapi kita bisa berdoa. iya… aku berharap, iman selalu hadir dalam setiap langkah hidup dan berharap allah segera meluruskan ku dan sahabat2 terbaikku di kala perjalanan ini telah menyimpang jauh, dan semoga setelah jatuh kita bisa segera bangkit kemudian lahir kembali menjadi jiwa2 yang lebih tangguh dari sebelumnya
memang kondisi saat ini jauh berbeda jika dibandingkan dengan masa2 di kampus yang selalu memiliki waktu untuk berkumpul dengan ikhwah untuk saling menguatkan. kalau sekarang kami berjauhan tapi semoga allah selalu mendekatkan hati2 ini. (yaa muqallibal quluub, tsabbit ‘ala diinik…)
Filed under: Uncategorized | Leave a Comment »
hari ke4 belajar di almanar,
addarrsul awwal harusnya belajar nahwu, tapi sang ustadz menginginkan kita ta”aruf terlebih dahulu trus beliau melanjutkannya dengan pemberian motivasi. banyak hal yang menarik yang beliau sampaikan. tahu kah kalian bahwa sekitar 3000 kosa kata bahasa indonesia diambil dari bahasa arab, bahkan ada ulama yang mengatakan sebanyak 30.000 kata. subhanallah. disinilah beliau bilang kalo belajar bahasa arab itu insya allah mudah
beliau memberikan nasehat yang intinya, ketika kalian melakukan sesuatu jiwa kalian tidak boleh sakit. ia harus diberi bahan bakar, bahan bakarnya adalah “cinta”. sang ustadz menganalogikan dengan sebuah iklan yang kalo difikir2 iklan itu bagus. motto iklan tersebut “ada obsesi ada jalan”. alkisah ada seorang pemuda yang sedang jatuh cinta pada seorang gadis, akhirnya si pemuda memutuskan untuk datang kerumah sang gadis, kedatangannya yang pertama ternyata disambut oleh ayah si gadis yang tidak menyukai sang pemuda. akhirnya pemuda itu pulang. lalu ia datang untuk yang ke 2 kalinya tapi ternyata disambut oleh anjing. karena ia tak mau menyerah, akhirnya ia datang ke rumah sang gadis dengan menggunakan GALA.. (tau iklan ini?).
telepas dari cinta di iklan tersebut benar atau tidak tapi yang patut di contoh adalah semangat sang pemuda. itulah mengapa ketika kita melakcukan pekerjaan apapun kita harus menemukan cinta disana, cinta yang membuat kita merindukan pekerjaan itu, cinta yang mampu menjadikan kita bersemangat untuk mengerjakannya dengan sungguh2. maka, carilah cinta dari setiap pekerjaan kita. Buya hamka mengatakan “jangan takut mencari cinta, karena allah menciptakan alam raya ini dengan cinta”. ketika cinta itu hadir, maka ia akan menjadi bahagia. di saat ia bahagia, ia akan merasa bahwa langit pun sedang tersenyum kepadanya dan burung2 yang berkicau seolah sedang mendendangkan irama cinta untuk nya (buya hamka). jadi cari lah cinta disetiap pekerjaan kita. caranya:
1. cintai pekerjaan yang dilakukan. (kalo ga bisa…)
2. cintai lingkungan tempat kita bekerja. (ga bisa juga..)
3. cintai orang2 yang bekerja dengan kita.(sang ustadz sambil mengutip sebuah hadits “belum beriman seseorang sampai ia mencinta saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri”)
4. kalau dari 3 diatas belum bisa juga, maka cintailah perjalanan menuju tempat kita bekerja.
Filed under: Uncategorized | Leave a Comment »
Alhamdulillah.. it’s my first day to learn Arabic language in almanar although I came in musthawa awwal. But its okay.. yang penting diriku Senang, bisa nemu tempat baru dan teman baru..thanks rabb..
Ada hal yang menarik, ketika ustadz yang pertama mengajar kami datang, ia berkata:” ahlan wa sahlan ila lbahri laa saahila lahu” artinya selamat datang di lautan yang tak memiliki tepi.. , bahasa arab itu merupakan lautan yang tak bertepi (entah kenapa dianalogikan seperti itu… mungkin karena bahasa arab terlalu complex). Sang ustadz pun berkata kembali: ketika kalian sudah tercebur di laut yang tak bertepi ini, maka kalian harus bisa berenang. Jika belum bisa berenang, maka belajarlah untuk berenang. Kalo sudah bisa, maka teruslah berenang dan jangan berhenti. Kalo kalian berhenti maka kalian akan mati. Berenanglah hingga menemukan tempat yang indah…
Intinya, saat ingin bisa bahasa arab, kamu harus terus belajar dan jangan pernah tidak belajar. Karena Jika berhenti, maka kalian akan dikalahkan oleh kemalasan dan akhirnya ga pernah bisa bahasa arab. Hehe… nice..
Iya.. bahasa itu penting. Apalagi bahasa arab. Gimana cara bisa menelaah alquran ataupun hadits kalo ga bisa bahasa arab. Gimana juga mau memajukan eksyar, kalo dasar teorinya belum dikuasai.. you know.. it’s basic that you need for better tomorrow..even for glory islam…
Seperti biasa, setiap kali awal pertemuan pasti selalu ditanya, kerja dimana??? Hmmm.. kadang suka bingung mau menjawab apa.. tapi ujung2nya ku bercerita tentang target hidup yang sedang berusaha ku wujudkan. Dan alhamdulillahnya sih, rata2 yang mendengarkan tentang keinginanku itu, malah jadi bikin mereka ikutan semangat untuk banyak mencari ilmu.. (bukannya sombong loh..) tapi aku slalu senang ketika cerita2 ku itu ternyata mampu memberikan energi smangat buat yang mendengarkannya. Karena dengan begitu, aku semakin yakin kalo apa yang ku rencanakan dapat dukungan dari banyak orang. Dan itu membuat semangat ini semakin bertambah..
Seorang sahabat yang baru lulus berkata intinya, dia jadi khawatir ketika mencari kerja niatnya masih ga bener karena hanya ingin mengejar dunia. Yah.. itulah tantangan pertama yang harus dihadapi seorang alumnus aktifis kampus.. pada dasarnya kerja dimana aja ga masalah asal kita harus meluruskan niat kembali… ( huah… jadi kangen sama kampus!!!) Read more »
Filed under: Uncategorized | Leave a Comment »
Tadi pagi baru aja ikut daurah, temanya tentang tsqofah islamiyah. Diriku datangnya telat, karena harus bantu ibu jaga warung (hehe… alesan). Setelah ada yang bisa gantiin jaga warung, akhirnya diriku pergi meluncur dengan sepedah menuju masjid. Sampai di masjid ternyata udah penuh plus banyak anak2 kecil. Maklum lah, namanya juga daurah di lingkungan masyarakat pasti barengannya sama ummahat. Ga kayak dikampus. Diriku hanya tersenyum melihat tingkah laku anak2 kecil. Sambil mengenang masa2 mengikuti daurah di kampus. jadi Kangen…
Riuh gaduh suara anak kecil, membuatku harus extra pasang telinga mendengarkan sang ustadzah menyampaikan materi.
Sang ustadzah berkata, ada 5 ilmu yang sebaiknya dimiliki oleh seorang muslim kata Yusuf al qardhawi. Diantaranya: Tsaqofah Islamiyah, sejarah, Humaniora, Penemuan Ilmiah, dan kontemporer.
1. Tsaqofah islamiyah : seorang muslim harus memahami akidah dan tauhid, bahasa arab, al-quran, hadist, fikih. Ini semua harus difahami karena ini adalah pedoman kita hingga hari akhir. Untuk seorang muslimah, apalagi yang secara fisik sudah tampak menjadi muslimah, biasanya akan menjadi bahan rujukan bagi orang ammah untuk bertanya seputar agama islam. Walau mungkin sebenarnya banyak yang tidak kita ketahui juga. Makanya ilmu2 diatas harus dimiliki sebagai bekal. Apapun profesi nya, setiap orang pasti membutuhkan ilmu agama.so… kita kudu bin wajib untuk mempelajari itu semua.
Pikiranku: Ternyata banyak banget yang belum dikuasai. Tapi insya allah harus bertahap untuk bisa mempelajari semuanya. Walau yang baru mulai serius dipelajari bahasa arab dan Tahsin.. tapi kupikir itu adalah basic yang harus dimiliki sebelum ingin memahami al-quran, tauhid apalagi fikih. (one step ahead…
)
2. Serajarah: meliputi, sirah nabawiyyah dan sirah shahabiyyah (buku yang direkomendasikan “atlas para rasul dan nabi”) tapi juga sejarah2 pasca kenabian hingga zaman turki utsmani. Syukur2 bisa kuasai sejarah Indonesia (sedikit nasionalis lah… toh kita pun harus tau sejarah berkembangnya islam dinegri ini)
Pikiranku: sirah sih tamat, Tapi kalo disuruh cerita lagi pasti lupa. Atau ketika ingin menyampaikan sesuatu dan butuh contoh prilaku para nabi dan shahabiyah pasti juga lupa. Humf.. Sebenarnya aku suka sejarah, tapi kesukaan ku ini belum sampai membuatku cinta untuk membaca buku2 sejarah. Kenapa ya??? Jadi inget waktu zaman SMA ada guru bimbel yang hebat banget sejarahnya Karna dia memang dari lulusan sejarah. Dia pintar menghubungkan kondisi saat ini dengan masa lalu secara sistematis. Menurutku, dengan memahami sejarah, kita bisa mengetahui latar belakang terjadinya sebuah peritiswa saat ini dan itu penting untuk menganalisa kondisi kekinian. Sampe2 berfikir kayaknya orang sejarah ga akan mudah termakan issu-issu politik karena mereka memiliki analisa sejarah yang baik. Orang yang faham sejarah juga pinter untuk mengevaluasi kondisi saat ini dan mengambil ibrah dari peristiwa masa lalu. (hehe… bener ga ya… it just my opini)
3. HUmaniora: ilmu yang membuat kita pandai dalam berhubungan social ataupun berinteraksi dengan masyarakat.
Pikiranku: Nah ini yang diriku masih saja merasa sulit. Belum tau bagaimana caranya berinteraksi yang baik dengan mereka belajar memahami kondisi mereka dan tahu tentang kebutuhan mereka. Sampe sekarang baru bias bertegur sapa orang-orang disekitar rumah. Itu pun dilakukan pas mau pergi keluar aja. Kalo begini terus, sulit rasanya untuk bisa membuat diri berguna bagi mereka.. (jadi inget lagi sama pertanyaan adik ”apa yang ingin dikontribusikan untuk masyarakat???”) Humff… PE ER yang belum juga terpecahkan hingga sekarang.
4. Penemuan Ilmiyah: Penemuan2 terbaru yang lagi in saat ini seperti aktifitas ekonomi syariah saat ini
My mind: Waduh… sekalipun aku orang ekonomi tapi belum juga bisa update tentang kondisi ekonomi Indonesia apalagi dunia, termasuk tentang perkembangan syariah. Bener2 harus terus update..!!! (SEMANGAT!!!!)
5. Kontemporer : artinya, kita mengetahui issu-issu terkini yang ada di Indonesia juga dibelahan dunia manapun. Terutama issu2 dunia islam saat ini.. like Uighur di cina
Harus punya keinginan yang besar dalam menuntut ilmu. Bahkan Kita pun diperbolehkan untuk iri terhadap orang yang berilmu. Ingat lah bahwa orang yang berilmu itu akan ditinggikan derajatnya oleh allah (almujaddalah :11). Dan Rasul pun berkata “barang siapa yang menempuh jalan dalam rangka menuntut ilmu , maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju Syurga” (HR. Muslim dkk).
Dengan ilmu, kita mampu beramal. Dengan ilmu pula, amal kita akan bernilai. Karena amal itu sebelum ilmu. Ilmu tanpa amal dan amal tanpa ilmu adalah kesia-siaan. So… ke 2nya harus berada dalam titik equilibrium. Dan ilmu pun akan menjadi berkah bagi seluruh alam… amin.
Filed under: Uncategorized | Leave a Comment »
Bersabarlah karena Allah akan menganugrahkan jalan keluar dan semoga a segera muncul… Semoga!
Dr. Dicks, seorang ahli jiwa Amerika, berpendapat bahwa kebahagiaan itu adalah seni yang menyenangkan. Ia memiliki 10 langkah, yakni:
1. Menekuni pekerjaan yang anda cintai. Bila pekerjaan yang anda cintai sulit diperoleh, maka tekunik\lah hobi anda pada saat-saat luang.
2. Perhatikanlah kesehatan anda, karena ia adalah ruh kebahagiaan, yaitu seimbang dalam makanan dan minuman, berolahraga, dan menjauhkan diri dari kebiasaan-kebiasaan burukn dan bebahaya
3. Memiliki target dan tujuan dalam hidup, karena hal itu yang akan menjadikan anda slalu bersemangat dan bangkit
4. Mejalani kehidupan apa adanya dan menerima manis-pahitnya kehidupan
5. Hiduplah untuk masa sekarang , dan jangan menyesali masa lalu dan jangan gamang terhadap hari esok ya ng belum datang
6. Berfikirlah dalam pekerjaan apa pun atau keputusan apapun. Jangan pernah menyalahkan orang lain atas keputusan-keputusan anda dan atas sesuatu yang kadangkala menimpa anda
7. Pandanglah orang yang berada dibawah anda
8. Membiasakan diri untuk tersenyum, suka bersenda gurau dan bergaul dengan orang-orang yang optimis
9. Membantu orang lain dalam meraih kebahagiaan agar mendapatkan harumnya kebahagiaan darinya
10. Memanfaatkan waktu luang semaksimal mungkin untuk bersenang-senang secara sehat, dan menganggapnya sebagai terminal yang sangat penting untuk kebahagiaan.
Filed under: Uncategorized | Leave a Comment »
Ya allah, ternyata sulit ya membiasakan sesuatu yang tidak biasa, meskipun kita tau kalo hal itu adalah baik untuk kita. Seorang sahabat pernah berkata kepadaku yang intinya “kalo kamu ingin bersungguh-sungguh terhadap sesuatu, kamu harus tau manfaatnya untuk kamu imasa mendatang” . intinya sih jadikan manfaat itu sebagai motivator kita… iya bener.. artinya ketika ingin mendapatkan sesuatu dimasa mendatang kita harus ingat terus dengan keinginan itu. Agar tidak hany sekedar menjadi khayalan ketika kita sedang membayangkan keinginan kita itu..
Hmm… sedihnya ketika membaca tulisan-tulisan ku sebelumnya, karena baru sedikit sekali yang teealisasi. Padahal pengennya tulisan ini tidak hanya sekedar menjadi tulisan yang tak memiliki makna bagi kehidupan. Minimal kehidupan diri sendiri. Kini ku baru sadar, ternyata bersabar dalam menghadapi proses tuh sulit ya.. ketika kesabaran mulai menyusut, proses yang kita lakukan menjadi tidak maksimal bahkan berhenti di tengah jalan, ketika ingin bangkit kembali malah mengalami kesulitan, karena sudah terlena dengan kemalasan.
Kini yang harus difikirkan adalah penangkal untuk meneguhkan kesabaran dan menyerang kemalasan .
“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (diperbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu beruntung “ ( ali-Imran : 200)
“sesungguhnya Hanya Orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas” (Az-zumar:10)
Nice… bahkan allahpun menyuruh kita untuk tetap bersabar dan menyediakan hadiah menarik bagi mereka yang sanggup bersabar, allah tuh maha adil, Ia tahu bahwa sabar itu sulit bagi manusia, makanya dijanjikan hadiah berupa pahala tanpa batas bagi mereka yang sanggup.
Kalo di fikir-fikir, kesabaran orang-orang zaman sekarang masih belum seberapa dibandingkan kesabaran para salafus shalih dalam mempertahankan agamanya.. mengapa demikian? Itu dikarenakan keimanan yang dimiliki berbeda.. jadi untuk menguatkan kesabaran, yang terlebih dahulu di lakukan adalah mengevaluasi keimanan kita… ibadah kita.. niat kita dan kedekatan kita kepada sang Khalik.
Seberat apapun proses hidup yang harus dijalani, kita tak perlu merasa lemah karena kita punya Allah yang maha kuat. Yang harus kita lakukan hanyalah terus bertahan (istiqomah) dan bersabar. “ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat!’ (Al-baqarah: 214).
Jadi ingat dengan sebuah cerita sahabiyah yang mengidap penyakit ayan, ketika penyakit itu muncul, ia kejang-kejang hingga tersingkap auratnya. Ia pun mengadukan penderitaannya kepda rasul agar rasul mendoakan kesembuhan bagi dirinya, lalu rasul menjawab jika ia ingin meminta kesembuhan, maka rasul dapat mendoakan kesembuhan baginya, namun jika ia mau bersabar dengan penyakitnya maka ia akan mendapatkan pahala yang besar dari kesabarannya itu. Akhirnya sahabiyah itu pun memilih untuk tetap bersabar namun tetap menminta kepada rasul untuk mendoakan dirinya agar ketika penyakitnya kambuh, auratnya tidak tersingkap. Subhanallah…
Ada juga sebuah nasehat. Entah ini perkataan sahabat atau bukan “janganlah kamu meminta agar allah meringankan beban yang sedang engkau hadapi, tapi mintalah agar allah menguatkan punggungmu untuk memanggul beban itu.”
Semoga azzammu akan tetap berdiri kokoh, dan semangatmu tetap menyala!
“ya allah, aku berlindung kepada-Mu dari gundah gulana dan kesedihan, dan aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, dan aku berlindung kepada-Mu dari menumpuknya hutang dan kelaliman orang lain” (HR. Bukhari dan Muslim)
Filed under: Uncategorized | 1 Comment »
Pagi-pagi ibuku bercerita, tentang kondisi anak2 dilingkungan tempat tinggalku yang kian hari aktivitas mereka semakin mengkhawatirkan sekaligus meresahkan. maklumlah… lingkungan padat dengan penduduk yang memiliki penghasilan ekonomi sangat rendah, pendidikannya juga rendah (bahkan banyak yang putus sekolah, anehnya ada yang putus sekolah bukan karena tak ada biaya tapi tak ada keinginan untuk jadi orang pintar. padahal sudah ada donatur yang mau membiayai. aneh…) dan ditambah pergaulan yang terbentuk kurang baik.
Filed under: Uncategorized | 2 Comments »
pagi tadi abis ada daurah di DPC, menyenangkan,, bertemu orang2 baru disana. temanya juga menarik walau jujur sempet ngrasa jenuh.. tapi alhamdulillah ada serunya pas sesi game.. sebelum game kami diminta untuk membuat sebuah komitmen perubahan untuk diri. khususnya dalam hal ibadah. “yang namanya komitmen itu janji loh… dan janji itu harus ditepati..!!” (ujar seorang mba yang duduk disamping ku). Read more »
Filed under: Uncategorized | Leave a Comment »
Finally… bisa ngetik juga.. hmm.. pengen nulis apa ya..
Btw, sudah hampir 1 bulan lebih ku menjadi job seeker. But berkali-kali ku harus meyakinkan diri dan orang lain (terutama keluarga) yang merasa iba padaku, kalo ku hsrus tetap bersyukur. Karena masih banyak orang yang jadi job seeker lebih lama dari pada oya. Ku tak pernah merasa khawatir tentang rizki, yang ku khawatirkan saat ini adalah ilmu ku yang kian hari jadi tumpul. Tak pernah terasah.. (gimana mau S2 ya…).
Filed under: Uncategorized | 3 Comments »